TUGAS TERSTRUKTUR 09

Bagus Didi Wibowo
41624010016

Analisis Desain Produk dengan Prinsip Design for Environment (DfE)
Periode: 20 – 26 November 2025

Tujuan Pembelajaran
- Menganalisis desain produk sederhana dari perspektif lingkungan.
- Mengidentifikasi aspek desain yang kurang ramah lingkungan.
- Memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan prinsip Design for Environment (DfE).
Produk yang Dianalisis
Nama Produk: Botol Shampoo Plastik (500 ml)
Alasan Pemilihan: Produk mudah ditemukan, digunakan sehari-hari, dan berpotensi menghasilkan limbah plastik.
Analisis Desain Awal
Fungsi Utama Produk:
- Wadah penyimpanan shampoo
- Melindungi isi produk
- Memudahkan penggunaan
Material yang Digunakan:
- Botol utama: Plastik HDPE
- Tutup botol: Plastik PP
- Label: Plastik dan tinta cetak
Elemen Desain:
- Bentuk: Silinder ergonomis
- Ukuran: 500 ml
- Warna: Botol berwarna dengan label cetak
- Penutup: Tutup flip-top
Identifikasi Masalah Lingkungan (Prinsip DfE)
Material:
- Menggunakan lebih dari satu jenis plastik
- Label plastik menyulitkan proses daur ulang
Produksi:
- Pewarnaan botol meningkatkan penggunaan bahan kimia
- Proses pencetakan label membutuhkan energi tambahan
Penggunaan:
- Produk bersifat sekali pakai
- Tidak mendukung sistem isi ulang
Akhir Siklus Hidup:
- Botol dan tutup sulit dipisahkan
- Banyak produk berakhir di tempat pembuangan akhir
Rekomendasi Perbaikan Desain (DfE)
1. Redesign Material:
- Menggunakan satu jenis plastik (mono-material HDPE)
- Mengganti label plastik dengan emboss atau tinta mudah larut
Alasan: Mempermudah proses daur ulang dan mengurangi limbah plastik campuran.
2. Reuse – Sistem Refill:
- Botol dirancang untuk digunakan berulang kali
- Menyediakan kemasan isi ulang yang lebih ramah lingkungan
Alasan: Mengurangi penggunaan botol baru dan memperpanjang umur produk.
3. Reduce Desain dan Warna:
- Mengurangi ketebalan botol
- Menggunakan warna natural atau transparan
Alasan: Menghemat material dan mengurangi penggunaan bahan kimia.
Kesimpulan
Desain botol shampoo saat ini belum sepenuhnya ramah lingkungan karena penggunaan material campuran dan sistem sekali pakai. Penerapan prinsip reduce, reuse, recycle, dan redesign dapat membuat produk lebih berkelanjutan tanpa mengurangi fungsi utamanya.

Komentar

Postingan Populer